Alperklinas.WAHANANEWS.CO – Aliansi Lembaga Perlindungan Konsumen Listrik Nasional (ALPERKLINAS) mengapresiasi kinerja positif PT PLN (Persero) yang membukukan pendapatan Rp582,68 triliun sepanjang 2025.
ALPERKLINAS mendorong perseroan menjadikan capaian tersebut sebagai modal untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan terhadap konsumen.
Baca Juga:
Pemberdayaan Energi, ALPERKLINAS: BUMN Perlu Tiru BRI Peduli Berikan CSR PLTS pada Masyarakat
“Peningkatan pendapatan merupakan kabar positif yang menunjukkan aktivitas ekonomi, konsumsi listrik, dan perluasan akses energi terus bergerak,” kata Ketua Umum ALPERKLINAS KRT Tohom Purba, Kamis (16/7/2026).
Menurutnya, pencapaian tersebut harus diikuti pelayanan yang semakin andal, cepat, transparan, dan mudah dijangkau masyarakat.
Tohom menilai pertumbuhan pendapatan sebesar 6,84 persen dari Rp545,38 triliun pada 2024 memperlihatkan kemampuan PLN menjaga kinerja perusahaan.
Baca Juga:
Target PLTS 100 GW Dinilai Realistis, ALPERKLINAS: Penguatan Sistem PLN Jadi Kunci Keberhasilan
Menurutnya, capaian tersebut diraih di tengah tekanan ekonomi global, volatilitas nilai tukar, dan berbagai tantangan operasional sepanjang 2025.
Keberhasilan tersebut, sambung Tohom, perlu diterjemahkan menjadi peningkatan mutu pasokan listrik, percepatan penanganan gangguan, akurasi pencatatan pemakaian, kemudahan layanan pengaduan, dan komunikasi yang lebih terbuka kepada pelanggan.
“Ukuran keberhasilan PLN ke depan bukan hanya besarnya pendapatan dan laba, tetapi juga seberapa cepat gangguan diselesaikan, seberapa stabil tegangan yang diterima pelanggan, dan seberapa mudah konsumen memperoleh penyelesaian ketika menghadapi persoalan,” ujarnya.