"Ya harus uji tipe dong, beda cerita misalnya ini memang dipakai hanya di satu kawasan wisata," kata Djoko dilansir dari CNNIndonesia, Jumat (7/1/2022).
Di sisi lain ia mengkhawatirkan keselamatan para penumpangnya sebab, ketika terjadi kecelakaan berpotensi tidak akan mendapat asuransi jiwa.
Baca Juga:
Insentif Pajak Berakhir, Mulai 1 Januari 2026 Harga Mobil Listrik Ini Naik Puluhan Juta
"Penumpang yang menjadi korban kecelakaan tidak akan mendapatkan asuransi jiwa," ucap Djoko.
Sementara itu Wali Kota Solo, Jawa Tengah Gibran Rakabuming Raka tetap memutuskan untuk melanjutkan operasional kendaraan wisata berbasis listrik di Solo. Pengemudi diminta berhati-hati saat mengoperasikannya.
"Jalan terus saja. Yang penting sing numpak [yang mengendarai] ati-ati. Lagipula itu kan jalannya pelan-pelan," kata Gibran.
Baca Juga:
ALPERKLINAS: Kesiapan SPKLU PLN Bukti Ekosistem Kendaraan Listrik Kian Matang
Gibran yakin operasional mobil listrik wisata di Solo tidak akan menimbulkan masalah. Selain itu, dia pun mengklaim sudah mendapat restu dari Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polresta Surakarta Kompol Adhytiawarman Gautama Putra.
"Satlantas wae (saja) oke kok, namanya kan sepur wisata," kata dia yang juga putra sulung Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) tersebut. [tum]