Sementara itu, Rudy MF selaku Project Manager PEVS menyebut Hyundai sudah beberapa kali mengikut technical meeting dengan pameran ini. Namun, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pabrikan tersebut untuk ikut serta.
"Belum resmi, secara berkas memang belum. Dari prosesnya technical meeting dan sebagainya sudah hadir, tapi memang kesiapan, durasi, produk dan lain lain belum siap. Namun (pernyataan) officialnya nanti dari pihak brand," ujar Rudy.
Baca Juga:
Insentif Pajak Berakhir, Mulai 1 Januari 2026 Harga Mobil Listrik Ini Naik Puluhan Juta
Selain Hyundai, nama besar pabrikan mobil dari Jepang seperti Toyota, Mitsubishi hingga Honda tidak ikut serta. Meski demikian, tawaran kepada pabrikan tersebut tetap ada.
"Brand Jepang, dari Dyandra, Periklindo kita offering semuanya, tapi balik lagi masing-masing brand. Karena di Periklindo yang diajaknya BEV," ujar Rudy.
Dari segi pengunjung, pameran ini bukan hanya menargetkan orang datang ke lokasi, namun juga hadir secara online. Artinya, penyelenggaraan acara ini berlangsung secara hybrid.
Baca Juga:
ALPERKLINAS: Kesiapan SPKLU PLN Bukti Ekosistem Kendaraan Listrik Kian Matang
"Untuk target kami secara online dari website dan sosial media adalah 110.000 viewers," beber Rudi. [tum]