Selain itu, perusahaan juga menyiapkan 722 unit alat pendukung pasokan listrik seperti UPS, genset dan trafo mobile.
Agung mengatakan, PLN memastikan tidak melakukan pemeliharaan maupun pekerjaan konstruksi selama masa siaga agar pasokan listrik ke masyarakat tidak mengalami gangguan.
Baca Juga:
Pemerintah Rampungkan Revisi PP untuk Tingkatkan PNBP Sektor Minerba
Pada periode Siaga Ramadhan ini, PLN juga menyiagakan piket di pembangkitan, transmisi dan distribusi, serta melaporkan kondisi kelistrikan secara berkala kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
"Dengan kesiapan ini, harapannya seluruh masyarakat mampu menjalankan ibadah selama bulan Ramadan ini dengan khusyuk. Kami memastikan seluruh masyarakat mendapatkan pasokan listrik yang andal," tutup dia. [tum]