"Challenge kita keburu bangun PLTU dengan asumsi harga batu bara murah. Padahal, sekarang secara faktual EBT lebih murah karena batu bara sekarang disubsidi, ada harga DMO (Domestic Market Obligation), harga dipatok," paparnya.
Oleh karena itu, lanjutnya, pemerintah harus segera merevisi dari sisi perencanaannya.
Baca Juga:
Investor Global Berebut Proyek PSEL, PLN Jamin Serap Listrik Lewat Kontrak 30 Tahun
"Oleh karena itu, kita harus koreksi planning, sehingga transisi ke EBT bisa secepatnya," ucapnya. [tum]